Herbal - Untuk mendapatkan tubuh sehat, bugar, dan awet muda, perlu upaya sejak dini, terutama dari asupan gizi yang salah satunya dari buah dan sayur. Ungkapan ini sudah kerap terdengar, tapi apa saja khasiatnya dan kenapa harus mengonsumsi buah dan sayur?
Buah dan sayur pada dasarnya mengandung tujuh antioksidan dengan berbagai khasiat yang baik untuk tubuh. Dengan rutin mengonsumsinya, tubuh terjaga agar tetap prima. Bonusnya, Anda bisa menunda penuaan. Tujuh antioksidan itu di antaranya sebagai berikut:
1. Beta-karoten
Fungsinya untuk menurunkan resiko berbagai penyakit kanker seperti kanker paru, lambung, kandung kemih, usus besar, dan prostat. Bisa diperoleh dari wortel, ubi jalar, bayam, melon atau blewah, sayuran hijau, buah-buahan, dan sayuran berwarna jingga lainnya.
2. Vitamin C
Untuk menghambat produksi zat kanker yang disebabkan oleh radikal bebas. Bisa diperoleh dari jeruk dan jus buah, paprika merah dan hijau, kubis mentah, buah-buah beri seperti stroberi atau bluberi, buah kiwi, dan sayur hijau.
3. Vitamin E
Untuk melindungi dari penyakit jantung dan kanker, serta melindungi jaringan dari proses penuaan. Bisa diperoleh dari kacang-kacangan, biji-bijian, minyak sayur, dan minyak ikan.
4. Selenium
Untuk memberi kemungkinan perlindungan melawan kanker. Bisa diperoleh dari ayam, seafood, kuning telur, biji-bijian gandum, biji bunga matahari, dan susu.
5. Tembaga
Bisa diperoleh dari biji-bijian gandum, kerang, telur, kacang almon, sayuran hijau, dan buncis.
6. Seng (zinc)
Bisa diperoleh dari protein hewani, kerang, jamur, biji-bijian gandum, dan ragi.
7. Mangan
Sumber mangan terbaik adalah dari biji-bijian gandum, kuning telur, kacang polong, buncis kering, serta sayuran hijau.
Sumber: efit.com dan dr Samuel Oetoro MS, SpGK, dalam materi presentasi "Sehat, Bugar, dan Awet Muda dengan Buah".
Sumber: HerbalWeb, Kompas.com
Kecantikan - Tak ada perempuan yang suka terlihat tua, keriput, leher bergelambir dan masalah kulit lainnya. Tak aneh kalau banyak perempuan yang akhirnya memutuskan untuk melakukan serangkaian perawatan antiaging, salah satunya botox dan operasi plastik.
Cara paling mudah dan lebih murah dibandingkan dengan botox atau operasi adalah dengan memakai krim antiaging. Krim ini akan membantu menunda tanda-tanda penuaan dan membantu Anda terlihat lebih muda, Krim ini biasanya mengandung retinol yang berfungsi untuk melindungi kulit dari penuaan.
Beberapa merk krim mungkin saja menambahkan bahan alami lain di dalamnya. Berikut bahan lain yang dibutuhkan untuk memaksimalkan proses antipenuaan ini.
1. Vitamin C
Vitamin C ini dikenal sebagai antioksidan kuat yang bisa melindungi kulit dari kerusakan akibat matahari. Selain itu, vitamin C ini juga akan membantu mencegah terbentuknya kerutan di sekitar mata dan bibir.
Vitamin C ini dikenal sebagai antioksidan kuat yang bisa melindungi kulit dari kerusakan akibat matahari. Selain itu, vitamin C ini juga akan membantu mencegah terbentuknya kerutan di sekitar mata dan bibir.
2. Ekstrak murbei
Selain bluberi dan stroberi yang populer sebagai bahan antiaging, ternyata murbei juga membantu mencegah penuaan. Murbei dianggap memiliki antioksidan yang tinggi. Dan krim yang mengandung ekstrak murbei ini juga dikatakan sebagai alternatif untuk botox dan prosedur medis antiaging lainnya.
Selain bluberi dan stroberi yang populer sebagai bahan antiaging, ternyata murbei juga membantu mencegah penuaan. Murbei dianggap memiliki antioksidan yang tinggi. Dan krim yang mengandung ekstrak murbei ini juga dikatakan sebagai alternatif untuk botox dan prosedur medis antiaging lainnya.
3. Ekstrak teh
Aneka varian teh hijau, hitam dan teh oolong mengandung senyawa antioksidan dan antiinflamasi. Namun, dari semua varian teh ini, khasiat antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah kerutan di kulit adalah ekstrak teh hijau.
Aneka varian teh hijau, hitam dan teh oolong mengandung senyawa antioksidan dan antiinflamasi. Namun, dari semua varian teh ini, khasiat antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah kerutan di kulit adalah ekstrak teh hijau.
4. Estrak biji anggur
Selain mengandung senyawa antioksidan dan antiinflamasi, ekstrak biji anggur juga dikenal mampu membantu menyembuhkan luka dan regenerasi kulit.
Selain mengandung senyawa antioksidan dan antiinflamasi, ekstrak biji anggur juga dikenal mampu membantu menyembuhkan luka dan regenerasi kulit.
5. Vitamin E
Bahan ini bekerja dengan cara yang berbeda dengan jenis vitamin lainnya. Vitamin E akan membantu melindungi membran sel kulit dari kerusakan oksidatif dan mencegah kerusakan kolagen. Selain itu, vitamin ini juga akan bekerja sinergis dengan vitamin C.
Bahan ini bekerja dengan cara yang berbeda dengan jenis vitamin lainnya. Vitamin E akan membantu melindungi membran sel kulit dari kerusakan oksidatif dan mencegah kerusakan kolagen. Selain itu, vitamin ini juga akan bekerja sinergis dengan vitamin C.
6. Ekstrak kedelai
Tahukah Anda bahwa kacang kedelai mengandung senyawa yang bisa membantu mengurangi risiko penuaan? Kacang-kacangan ini akan melindungi kulit dari kerusakan akibat lingkungan (polusi, debu), mengurangi iritasi, memperbaiki tekstur kulit dan membentuk kolagen.
Tahukah Anda bahwa kacang kedelai mengandung senyawa yang bisa membantu mengurangi risiko penuaan? Kacang-kacangan ini akan melindungi kulit dari kerusakan akibat lingkungan (polusi, debu), mengurangi iritasi, memperbaiki tekstur kulit dan membentuk kolagen.
7. Ceramide
Senyawa ini dikenal sebagai bagian dari lemak sel. Ceramide ini ditemukan di antara sel-sel kulit. Senyawa ini akan membantu menghidrasi kulit dan melembabkannya sepanjang hari.
Senyawa ini dikenal sebagai bagian dari lemak sel. Ceramide ini ditemukan di antara sel-sel kulit. Senyawa ini akan membantu menghidrasi kulit dan melembabkannya sepanjang hari.
8. Peptida
Peptida adalah salah satu bagian dari rantai kecil asam amino yang bisa merangsang produksi kolagen, merangsang pertumbuhan sel dan memperbaiki kulit.
Peptida adalah salah satu bagian dari rantai kecil asam amino yang bisa merangsang produksi kolagen, merangsang pertumbuhan sel dan memperbaiki kulit.
Sumber : HerbalWeb, Idiva, Kompas.com
Kecantikan - Seorang dermatologis dari Washington, AS, Elizabeth Tanzi percaya bahwa pada dasarnya dalam merawat kulit ada beberapa bahan utama yang bisa dijadikan acuan. Entah itu dalam memilih pelembap ataupun lotion. Bahan-bahan utama inilah yang patut dilihat di setiap label dan apakah patut dikenakan setiap hari atau cukup satu kali seminggu saja.

1. Asam hialuronat atau hyaluronic acid. Bayangkan botox tanpa suntik, inilah peran utama asam hialuronat. Khasiatnya sangat baik untuk menjaga kulit bebas dari kering dan kerut. Dr Tanzi mengatakan, pelembap dengan bahan asam hialuronat akan membuat kulit tetap lembap. Menariknya asam hialuronat baik untuk semua jenis kulit. Pemakaiannya setelah kulit muka benar-benar bersih, baik di pagi atau malam hari untuk memberi kelembapan pada kulit.
2. Alpha Hydroxy Acid atau AHA. Nama bahan satu ini juga tak kalah familiarnya, dibanding asam hialuronat. Dr. Tanzi, mengatakan AHA kerap ditemukan dalam produk seperti pembersih wajah, penyegar dan pelembap. Fungsinya untuk mengangkat sel kulit mati dan membuat kulit menjadi lebih segar dan kencang. Pada dasarnya, sebuah studi menemukan bahwa mereka yang mengenakan bahan 25 persen glycolic, lactic dan citric acid (semua AHA) mengalami peningkatan kelembapan kulit, mendorong produksi kolagen dan lebih elastis. Gunakan AHA sekali atau dua kali seminggu di malam hari.
3. Peptides. Bicara soal bahan ajaib, protein satu ini termasuk salah satu di antaranya, karena mendorong produk kolagen lebih banyak dan mengurangi kulit kendur dan kerutan. Jeannette Graf, MD, dari Mount Sinai Medical Centre di New York menyukai bahan satu ini. Pemakaiannya dianjurkan saat malam hari sebelum tidur.
4. Tabir surya. Dengan kandungan SPF yang memblok atau menghalangi sengatan sinar ultraviolet, tabir surya menjadi salah satu bahan penting dalam merawat kulit. Terutama untuk menghindari noda hitam dan potensial untuk mengalami kerut lebih cepat. Dianjurkan dipakai 20 hingga 30 menit sebelum melangkah keluar ruangan dan setiap 60 sampai 80 menit setelahnya.
5. Retinoid. Bahan satu ini juga tak kalah pentingnya seperti tabir surya, karena diyakini dapat memperbaiki kulit dari kemunduran seiring bertambahnya usia. Ketika memakainya, retinoid akan mengikat DNA yang disebut ligan untuk meningkatkan tekstur kulit dan membuatnya tampak lebih kencang. Dr. Graf menganjurkan untuk mengenakan retinoid di malam hari. Jadi, ketika pada siang hari mengenakan tabir surya, dan malamnya retinoid, perlindungan total akan membuat kulit tetap terawat. Jangan lupa bagian leher dan kulit di tangan.
6. Antioksidan. Sinar matahari, polusi udara, asap rokok, dan faktor eksternal berbahaya lainnya kadang merusak kulit lebih besar, kemudian menyebabkan kerut, kusam dan jerawat. Antioksidan adalah bahan yang berfungsi sebagai pencegah terhadap apapun yang berbahaya buat kulit. Dr Tanzi mengatakan ia menggunakan serum antioksidan seharian karena itu melindungi dia terhadap apapun yang merugikan buat kulit, terutama polusi. Gunakan serum antioksidan di pagi hari, setelah mencuci muka dan sebelum menggunakan pelembap dan tabir surra.
7. Kinetin. Selain membantu melembapkan kulit, kinetin membantun hormon menstimulasi produksi kolagen. Dr Tanzi menganjurkan memakai produk dengan kinetin, jika punya masalah dengan bahan menggunakan retinoid. Meski tidak sekuat retinoid, khasiatnya sama.
8. Niacinamide. Bahan satu ini akan membuat kulit lebih lembut dan lembap, baik untuk yang sensitif dan berjerawat.
9. Hydroquinone. Produk perawatan kulit ini kerap disebut bleaching creams, karena dapat meminimalisir hiperpigmentasi. Dalam sebuah studi menemukan mereka yang memakai krim hydroquinone merawat kulit lebih baik dan mencegah masalah hiperpigmentasi. *
Sumber: HerbalWeb, Womansday, Kompas.com


